T77W968 atau lebih dikenal DW5821e adalah modul LTE kategori 16 (Cat16). Module ini sering dibundling dengan laptop Dell, maka dari itu di Indonesia sendiri, module ini lebih dikenal dengan nama DW5821e. Module ini mempunyai 2 tipe, konvensional atau menggunakan SIM fisik dan eSIM (Electronic SIM). Tapi tenang saja, Module eSIM sendiri bisa menggunakan SIM Fisik. Gambar dibawah ini adalah contoh module DW5821e, sebenarnya banayk varian dari DW5821e, saya hanya ambil 2 sample gambar fisik module DW5821e.

Jika berbicara speed, dikarenakan DW5821e sudah Cat16, module ini bisa membawa bandwidth hingga 1Gbps DL dan 150Mbps UL. Tetapi di Indonesia sendiri saat ini jika dapat speed segitu, itu adalah sebuah kemewahan. Karena saya belum pernah dengar speed ISP seluler Indonesia punya speed secepat itu selain Telkomsel.
Spesifikasi
Chipset: Qualcomm Snapdragon X20
LTE FDD: Band 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 12, 13, 14, 17, 18, 19, 20, 25, 26, 28, 29, 30, 32, 38, 39, 40, 41, 42, 46, 48, 66
LTE TDD: Band 38,39,40,41
WCDMA: 1,2,4,5,8
LTE: Category 16 (1Gbps DL, 150 Mbps UL)
Protocol: MBIM dan QMI
From Factor: M2 Key. B
Kompatibel
Module ini bisa dipakai dibanyak OS, seperti Openwrt, Linux, Windows, Mikrotik. Tetapi untuk dapat diaplikasikan dibanyak OS, module ini harus diunlock. Karena jika belum diunlock, firmware yang tertanam masih bawaan alias OEM. Module ini juga bisa digunakan dengan menggunakan adaptor NGFF to USB, baik USB 2.0 maupun USB 3.0.
M2 Slot Laptop
Module ini lebih familiar berada di laptop Dell, beberapa varian laptop Dell menegah keatas mendukung module ini. Saya sudah coba pada beberapa varian laptop Dell, diantaranya Latitude 5420, 7400 dan 7424 Rugged. Sedangkan untuk laptop Lenovo, dikarenakan Lenovo mempunyai hardware proteksi untuk module yang dipasang pada laptopnya dengan menggunakan FRU (Field Replaceable Unit) jadi sangat strict untuk penggunaan pada laptop Lenovo, berdasarkan info yang saya dapat ThinkPad X1, T490, T14, X260, dan T460 dapat menggunakan module ini, tapi dengan syarat harus menyesuaikan FRU yang sesuai
Openwrt, Linux, Windows
DW5821e bisa dipakai OS Openwrt, Linux, dan Windows dengan mode MBIM ataupun QMI, dengan catatan module harus diunlock agar bisa mendeteksi operator Indonesia. Tapi saya sendiri lebih merekomendasikan pakai mode MBIM saja. Karena, selain penggunaan yang mudah, mode MBIM lebih familiar digunakan pada sistem berbasis Linux ataupun Windows.
Mikrotik
Sedangkan untuk Mikrotik, wajib menggunakan versi RouterOS (ROS) 7.12.x. Untuk penggunaannya hanya tinggal masukkan kedalam slot M2 ataupun bisa dengan perantara adaptor yang sudah menjadi modem.
CA dan Band Support
DW5821e ini sudah bersertifikat Category 16, yang berarti mampu untuk menggabungkan 5CA sekaligus jika operator mendukung 5CA. Sedangkan untuk support band, DW5821e support seluruh band (frekuensi) yang dipakai oleh ISP seluer Indonesia. Berikut data carrier aggregate yang didukung oleh module ini berdasarkan refernsi dari situs cacombo's

Dari gambar diatas bisa dilihat ada beberpaa CA Combo yang dapat dipakai di Indonesia (1,3,8,40). Untuk lebih detail kombinasi CA yang bisa digunakan berdasarkan operator yang kalian pakai, bisa dicari tau pada website cacombos.com.
Speedtest

Gambar diatas adalah hasil pengujian bandwidth internasional yang saya lakukan pada jam sibuk dan BTS yang padat pengguna dengan kartu XL. Banyak faktor yang mempengaruhi hasil dari speedtest, diantaranya: sinyal jaringan, kepadatan pengguna BTS, network card (modem) yang dipakai, router yang dipakai, wifi/lan yang dipakai pada perangkat yang digunakan.