isi kepala
isi kepala
Published on 2026-03-16 / 34 Visits
0
0

Brace Expansion

Yap, mungkin namanya sedikit asing didengar, namun sebenarnya tidak se-asing itu kok. Brace Expansion ini tanpa kita sadari mungkin sering kita pakai sehari-hari saat bekerja dalam environmet Linux sehari-hari. Secara sederhana, Brace Expansion merupakan fitur ekspansi dari bash yang memungkinkan kita menghasilkan beberapa string atau nama file sekaligus menggunakan kurung kurawal {}.

"Opo iki ekspansi ekspansi toh?"... Yowes langsung tak praktek aja kali biar gampang paham.

Sederhananya misal kita harus membuat file test1 sampai 10 dengan format txt dengan cepat. Apakah kita harus menjalankan command line touch test1.txt hingga 10 kali? Tentu kita tahu bahwa itu bukan merupakan best practice. Kita bisa buat file test1.txt sampai test10.txt dengan hanya 1 kali jalankan command line yaitu touch test{1..10}.txt yang nanti outputnya file test1-10.txt akan langsung terbuat atau sama aja kaya ngetik touch test1-10.txt sebanyak 10 kali. Nah itu dia, cara sekali jalan yang dinamakan Brace Expansion, dimana ini merupakan sebuah fitur yang memudahkan dan membuat kita lebih cepat dalam bekerja(setidaknya menurut saya ya hehe).

"Terus wis buat itu aja? contoh lain ada?"

Tentu saja ada, contoh lainnya kalo kita habis membuat, kita juga bisa menghapus dengan 10 file hanya dengan sekali jalan command line menggunakan cara yang sama.

touch test{1..10}.txt 
## output saat di ls...
test1.txt test2.txt test3.txt test4.txt test5.txt test6.txt test7.txt test8.txt test9.txt test10.txt

## lalu untuk menghapus tinggal lakukan hal yang sama ##

rm test{1..10}.txt
##output file test1-10.txt sudah terhapus...

"lalu untuk membuat direktori apakah juga sama?"

Yap, kurang lebih bisa dengan cara yang sama, tinggal diganti aja command line nya

mkdir direktori-{1..10} ##direktori dengan nama direktori-1 sampai direktori-10 akan terbuat...

berarti untuk menghapusnya juga tinggal menjalankan rm direktori-{1..10}?

Eits nanti dulu, kalo hapus direktori itu tidak hanya menjalankan rm <nama-direktori> saja. Default nya command rm itu untuk menghapus file, bukan direktori. Jika kita jalankan rm direktori-{1..10} maka output yang pasti akan keluar yaitu rm: cannot remove 'direktori-1': Is a directory. Kita harus menggunakan option -r atau recrusive. Dimana option recrusive ini akan memberitahu kepada rm untuk masuk ke dalam direktori, kemudian menghapus isi yang ada di dalamnya, yang pada akhirnya menghapus direktorinya.

jadi, yang betul itu

rm -r direktori-{1..10} 
## outputnya direktori dengan nama direktori-1 sampai direktori-10 akan terhapus.

Gimana? sekarang mungkin sudah tidak asing lagi dengan Brace Expansion, atau malah tanpa sadar kita sebenarnya sudah sering menggunakannya saat bekerja di environment Linux.

Bagi yang belum pernah mencoba, semoga setelah membaca tulisan ini jadi mulai tertarik untuk memakainya. Meski terlihat sederhana, Brace Expansion bisa sangat membantu untuk mempercepat pekerjaan di command line—terutama saat kita harus membuat atau memanipulasi banyak file dan direktori sekaligus.

Masih banyak kemungkinan lain yang bisa dieksplorasi dari fitur ini. Jadi tidak ada salahnya mulai bereksperimen sendiri di terminal dan melihat bagaimana Brace Expansion bisa mempermudah workflow sehari-hari di Linux.

Refrensi : Brace Expansion (Bash Reference Manual)


Comment